Parah…!!! Bantuan Beras BPNT Wilayah Kecamatan Sawoo Dioplos Menir

PONOROGO- Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Sawoo, Ponorogo keluhkan beras Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diambil dari agen kualitasnya dibawah beras raskin.

Salah seorang KPM di desa SN, mengaku kecewa karena sejak bulan November dan Desember mendapatkan beras yang jelek. bahkan menurutnya dibawah kualitas beras ‘Raskin’.

Dia menuturkan bahkan sudah komplain terhadap agen, namun agen tidak mengetahui apa-apa karena menurut pengakuan agen, agen tersebut di kondisikan oleh ‘Supplier’.

“Udah komplain ke agen tapi agen bilang tidak tau apa-apa, katanya,” ujar SN, Juma’t (27/1)

Beras jatah orang miskin, menurutnya tidak sesuai yang diinginkan warga, meski beras medium namun beras sebanyak 10 kilogram tersebut masih diopolos menir sebanyak 2 kilogram lebih.

“Berasnya banyak menirnya serta dicampur dengan beras yang telah kedaluwarsa atau berkualitas rendah sehingga tidak layak konsumsi,”terangnya.

Sementara menurut informasi, bantuan beras dalam program BPNT di Kecamatan Sawoo ini dipasok oleh ‘supplier’ dari wilayah Kecamatan Balong dengan karung yang bertuliskan beras medium di produksi ‘UD Johan Putra’.

“Informasinya supplier berinisial S, dari wilayah kecamatan Balong,” ungkap seorang Agen BPNT yang kecewa dengan ulah supplier di Ponorogo.(el)

Comments