Tangis Sang Anak Pecah, Usai Temukan Ibu Kandung Tewas Membusuk Didalam Kamar

PONOROGO– Seorang nenek, Saitun berusia (78) warga desa Carat, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur ditemukan tewas membusuk di rumahnya. Jenazah tergolek di dalam kamarnya. Kematian, nenek yang hidup sendiri ini diketahui oleh Sutini, anak kandungnya saat hendak menjenguk orang tuanya .

“Diperkirakan usia kematiannya sudah tiga hari,” ujar Kompol Beni Hartono, Kapolsek Sumoroto Senin (13/10).

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, Saksi Sutini, selama ini bertempat tinggal yang tak jauh dari tempat kejadian. Hari ini saksi memutuskan menengok ibunya, karena beberapa hari terakhir tidak keluar rumah.

Namun setiba di depan rumah, saksi mencium, aroma tidak sedap langsung menyergap penciumannya. Bahkan saat masuk kedalam rumah, bau busuk tersebut semakin kuat, saat saksi mendekati kamar ibunya yang pintunya dalam keadaan tertutup. Begitu masuk kamar, ia tersentak kaget.

“Korban dalam keadaan sudah meninggal dunia,” terang Kapolsek.

Tak hanya itu, lanjut Kapolsek saat ditemukan Jenazah telah mengeluarkan cairan busuk yang sampai mengalir ke lantai.

“Menurut keterangan tetangga, sudah tiga hari korban memang tidak terlihat dan rumahnya juga dalam keadaan tertutup,”lanjutnya.

Sementara dari pemeriksaan tim medis puskesmas setempat bersama tim Inafis Polres Ponorogo, korban memang mempunyai riwayat sakit jantung dan darah tinggi.

“Keluarga tidak menginginkan adanya autopsi, jenazah kemudian langsung dimakamkan,” kata Kapolsek. (el)

Tim Inafis dari Polres Ponorogo melakukan identifikasi jenazah
Comments