Maju Pesat.. Ponorogo Jadi Jujukan Study Banding Kementerian Pendidikan Malaysia

PONOROGO – Meski bukan berjuluk Kota Pendidikan, namun kemajuan pendidikan di Kota Reog menjadi daya tarik Kementerian Pendidikan Negeri 9 Malaysia.

Rombongan Kementerian yang dipimpin Encik Mohd Fahmi Bin Ramli ini datang untuk melakukan studi banding serta mengadopsi pendidikan Ponorogo untuk diterapkan di negeri upin ipin.

Mengawali lawatannya, Kementerian Negeri 9 Malaysia berkunjung di Pringgitan Rumah Dinas Bupati, Jum’at Sore (20/1/2023).

Rombongan yang hadir bersama Kelab Dokter Muda Negeri Sambilan Malaysia itu disambut Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Para doktor muda ini merupakan peserta International Community Healt Camp Kelas Doktor Muda Malaysia di Pondok Pesantren Darul Falah Sukorejo.

“Dokter cilik Indonesia dengan dokter muda Malaysia saling tukar menukar ilmu pelajaran. Ini keren,” kata Bupati Sugiri Sancoko.

Menurutnya, kolaborasi antara Dokter Kecil Indonesia dengan Dokter Muda Malaysia ini terselenggara atas kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan Malaysia dengan SDIT Darul Falah Sukorejo.

“Program ini luar biasa, maka Malaysia berkunjung ke Ponorogo mudah-mudahan ke depan tidak sekadar dokter kecil tapi bisa kerjasama dua negara, rukun dan indah seperti dulu,” paparnya.

Kang Bupati mengaku bangga, Kabupaten Ponorogo yang dipimpinnya menjadi pilihan Kementerian Negeri 9 Malaysia.

“Ponorogo memang penuh dengan budaya yang bagus, pesantren banyak, ratusan. Meski di sini tidak dijuduli kota pendidikan tapi kampusnya banyak. Maka keren ketika kami saling asah, saling mempelajari dan saling cinta,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap, kerjasama tidak hanya di bidang pendidikan saja. Tapi saling berdampingan dalam banyak hal. “Termasuk perdagangan Indonesia dan Malaysia. Ini pintu masuknya,” tandasnya.

Sementara itu, Encik Mohd Fahmi Bin Ramli merasa senang mendapat sambutan yang luar biasa.

“Ponorogo sangat luar biasa menyambut dan aktivity yang sangat menarik sekali dan kepala daerah menyambut sangat baik luar biasa. Terima kasih Ponorogo,” ucapnya.

Dia mengakui sengaja memilih Ponorogo untuk kerjasama di bidang pendidikan. “Karena Malaysia melihat dinas pendidikan sini ada improvement dan relasionship lebih baik dan berbeda,” sebutnya.

“Apa yang baik di Ponorogo akan kami implementasikan di Malaysia nantinya,” pungkasnya. (el)

Comments