Menunggu Proses Lelang, Jalan Baosan Kidul Dianggarkan 1,6 Miliar

PONOROGO-Setelah viral dimedia sosial terkait jalan rusak yang ada di Desa Baosan Kidul Kecamatan Ngrayun membuat Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita turun ke lokasi.

Dilokasi, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan, dari survie lapangan itu yang mengakui jalan penghubung Baosan Lor dan Baosan Kidul memang rusak sedang hingga berat. Kendati demikian kerusakan jalan ini akan dilakukan perbaikan tahun ini dengan anggaran mencapai Rp 1,6 miliar. Dimana saat ini masih menunggu proses lelang di LPSE.

” Jalan-jalan di Ponorogo tetap akan kita perbaiki. Sampai saat ini sudah 50 persen yang diperbaiki, tinggal 50 persen lagi. Untuk Baosan Kidul ini tahun ini akan diperbaiki anggaranya Rp 1,6 miliar. Cuman kita masih menunggu proses lelang,” ujarnya.

Lisdyarita juga mengucapkan trima kasih kepada masyarakat sekitar yang ikut memperhatikan jalan rusak di wilayahnya. Pun dengan pihak Pemdes Baosan Kidul yang juga telah berbuat banyak dengan meninggikan jalan dan membangun saluran air agar tidak membuat jalan longsor ketika hujan.

” Kami ucapkan terima kasih. Jadi nanti ketika kita perbaikan tidak gampang rusak lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Pemiliharaan Jalan DPU-PKP Ponorogo Edi Sugianto mengaku, untuk perbaikan jalan Baosan Lor-Baosan Kidul diperkirakan akan dilakukan bulan Juli mendatang, melihat tahapan lelang di LPSE.

” Proses perencanaan sudah selesai tinggal naik lelang. Perkirakaan Juli, tergantung tahapan lelang,” akunya.

Ia membeberkan, untuk kerusakan di jalur alternatif Ponorogo-Pacitan itu, perbaikan akan dilakukan di lebih dari 10 titik. Dimana panjang perbaikan jalan 100 hingga 200 meter per tiap titik.

” Perbaikan dilakukan lebih dari 10 spot di jalur ini. Mulai dari 100 meter hingga 200 meter. Anggaran dari APBD 2023,” jelasnya.

Kepala Desa Baosan Kidul Kecamatan Ngrayun, Dzul Hijjah Fajar mengaku berterima kasih atas kesigapan Pemkab Ponorogo untuk memperbaiki jalan rusak di wilayahnya. Ia mengaku dari 12 kilometer jalan kabupaten yang ada di wilayahnya itu, 95 persen dalam keadaan rusak.

” Kami ucapakan banyak terima kasih. Keingginan warga agar jalan segera diperbaiki akan segera terealisasi. Ada 12 kilometer jalan kabupaten di wilayah ini, dimana 95 persen sudah rusak,” akunya.

Ia menambahkan, jalur ini terakhir diperbaiki pada 2017 lalu. Dengan menggunakan betonisasi. Namun saat ini sudah rusak akibat dilewati truk penganggkut kayu yang hilir mudik.

” Itu sekitar 2017, rusak akibat tonase kendaraan. Dimana banyak truk pengangkut kayu lewat sini. Terakhir 2021 disana tapi cuman 100 meter perbaikanya,” pungkasnya. el

Comments