BPBD Ponorogo Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang

PONOROGO- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meminta warga berhati-hati terhadap cuaca ekstrem dan angin kencang yang terjadi dalam kurun beberapa waktu terakhir, sebab bisa berpotensi menumbangkan pohon.

“Di November ini ada beberapa rumah warga yang roboh, misalnya di Kecamatan Sawoo. Itu karena angin kencang dan hujan deras,” kata Setyo Budiono Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo.

Ia mengatakan, selain rumah yang roboh, juga terdapat sejumlah rumah warga yang rusak terutama di bagian atap genting. Selain itu pohon di Kabupaten Ponorogo juga ikut ambruk diterjang angin kencang.

“Misalnya, seperti minggu yang lalu hujan deras disertai angin kencang merusak gedung kampus IAIN Ponorogo serta beberapa pohon mengalami tumbang,” ungkapnya.

Pihaknya juga sudah koordinasi dengan BMKG terkait dengan cuaca terutama di Kabupaten Ponorogo. BPBD juga selalu mendapatkan informasi terbaru terkait dengan cuaca bahkan untuk beberapa bulan ke depan.

“Kami koordinasi dengan BMKG dan diberi analisis dampak hujan. Untuk November ini hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di Ponorogo,”kata Setyo Budiono.

Bahkan Budi sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengevaluasi pohon besar yang tumbuh di sepanjang jalan Kota Ponorogo Jika usianya sudah tua, diharapkan agar pohon itu segera dipangkas, mengantisipasi pohon ambruk jika diterjang angin kencang.

“Keberadaan pohon besar di tepi jalan umum Kota Ponorogo bisa dievaluasi lagi. Yang sduah waktunya ditebang karena usia semakin tua dievaluasi. Bisa jadi akarnya sudah tidak kuat,” terang Budi.

Di Kabupaten Ponorogo, selama 2021 bencana yang terjadi baik angin kencang, longsor, maupun rumah rusak cukup banyak. Namun, BPBD juga selalu sigap, dengan langsung menerjunkan tim reaksi cepat, mendata kerugian, termasuk memberikan bantuan jika termasuk terkena bencana.(el)

Comments